Adrizal Dorong Evaluasi Kinerja Manajemen PT AM Bandarmasih,Dampak Keluhan Kualitas Air Bersih

Merdekanusantara.com,Banjarmasin – Kondisi pelayanan PTAM Bandarmasih sebagai perusahaan penyedia Air bersih di keluhkan masyarakat sebagai pelanggan terkait distribusi air payau dan asin.

Keluhan masyarakat tersebut mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Adrizal,yang merasa sangat prihatin atas kinerja PT AM Bandarmasih.

Persoalan tersebut menurut Adrizal seperti di kutip dalam keterangannya harus segera mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Banjarmasin dan manajemen PTAM Bandarmasih. Salah satu yang perlu dibahas adalah bentuk kompensasi bagi pelanggan yang terdampak,tegasnya.

“Pertanyaan besarnya, layakkah air asin atau payau dibayar penuh melalui rekening tagihan pelanggan? Ini bukan lagi sekadar persoalan untung dan rugi, tetapi menyangkut hak dasar masyarakat,” kata Adrizal.

Anggota DPRD Provinsi Kalsel dari Fraksi PAN tersebut mengingatkan, perlindungan konsumen telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Di dalamnya terdapat hak konsumen untuk memperoleh kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam menggunakan barang atau jasa, termasuk memperoleh kompensasi apabila jasa yang diterima tidak sesuai dengan kesepakatan.

Sebagai, penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 dan PP Nomor 122 Tahun 2015 menempatkan pemenuhan kebutuhan air minum masyarakat sebagai bagian dari pelayanan dasar.

Karena itu, menurutnya, persoalan kualitas air yang diterima pelanggan tidak bisa hanya dilihat dari sisi operasional perusahaan, tetapi juga harus mempertimbangkan hak masyarakat sebagai konsumen.

Adrizal mencontohkan kebijakan dari PTAM Intan Banjar dan Pemerintah Kota Banjarbaru yang memberikan potongan tagihan sebesar 50 persen kepada pelanggan terdampak.

Memberikan kebijakan kompensasi perlu menjadi bahan pertimbangan bagi PTAM Bandarmasih dan Pemko Banjarmasin dalam menangani keluhan pelanggan.

Selain pemberian kompensasi,Adrizal juga mengusulkan agar di lakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan PTAM Bandarmasih.

Jika evaluasi menunjukkan pelayanan tidak kunjung membaik, ia menyebut perlunya penyegaran jajaran manajemen sebagai salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *