Tarik Ulur Kelanjutan Floteng Crane Pelabuhan Trisakti Bsnjarmasin

Merdekanusantara.com,Banjarmasin
– Setelah penyusunan dan menetapan pengurus yang dilanjutkan RAT 2025 koperasi TKBM Samudera Nusantara 5 Februari 2025 disalah satu hotel di Banjarmasin, ada beberap hal penting yang sepakati diantaranya pengoperasian kembali floteng crane diwilayah pelabuhan trisakti Banjarmasin ( rabu,7/5/26).

Ketua koperasi TKBM Samudera Nusantara Banjarmasin Muhammad Nor kepada media ini mengatakan, kesepatan pengoperasian floneng crane sesuai yang diperintahkan oleh KSOP kelas 1 Banjarmasin dari Kemenhub.

Namun sangat disayangkan hingga sekarang floneng crane yang dijanjikan KSOP untuk dioperasikan belum bisa dilaksanakan, karena belum ada persetujuan dari pihak APBMI, pada hal pihak TKBM sudah berulang kali minta segera direalisasikan.

Muhammad Nor menduga belum teraraliisasinya untuk kegiatan penggunaan floneng crane wilayan pelabuhan trisakti Banjarmasin dikarenakan tindakan tegas dari Kemenhub tidak jelas dan bernuansa politis.

Pada hal pengoperasionalan floteng crane dipelabuhan merupakan hak dari TKBM sebagai tenaga bongkar muat, dan bila hal ini teralisasi akan menguntung bagi tenaga dipelabuhan.

Mengurusi kondisi ini tegas Muhammad Nor sama seperti mengurai benang kusut dan ketua TKBM tetap saja bertanggung jawab supaya tidak dipersalahan oleh para anggota karena dinilai berlarut2.

Untuk itu pihaknya terus melakukan loby dan pendekatan kepada TKBMI Kalimantan Selatan sebagai pengelola perusahaan agar kegiatan dan operasinal floteng crane segera direalisasikan.

(hafruddin)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *