Pemkot Depok Optimalkan Penyaluran Bansos Gunakan DTSEN 2026

Merdekanusantara.com,Depok – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus memperkuat komitmennya dalam memastikan bantuan sosial (bansos) tepat sasaran. Melalui Dinas Sosial (Dinsos), pemerintah setempat kini menetapkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis utama penyaluran bantuan bagi warga yang membutuhkan.

Berdasarkan pemutakhiran data per 5 Januari 2026, tercatat sebanyak 138.547 keluarga di Kota Depok masuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 5. Jika ditinjau dari data individu, terdapat 451.878 jiwa yang berada dalam kategori kesejahteraan tersebut.

Desil merupakan metode pengklasifikasian penduduk berdasarkan tingkat kesejahteraan yang dibagi ke dalam sepuluh kelompok.

Kepala Dinsos Kota Depok, Devi Maryori, menjelaskan bahwa kelompok masyarakat yang berada di rentang desil 1 hingga desil 5 merupakan prioritas utama penerima bansos.

“Masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 sampai desil 5 adalah mereka yang dinilai layak mendapatkan bantuan karena masuk kategori miskin dan rentan miskin sesuai standar DTSEN,” ujar Devi pada Jumat (09/01/2026).

Penggunaan data DTSEN ini bukan tanpa alasan. Devi menyebutkan bahwa langkah ini merujuk pada regulasi terbaru dari pusat, yakni Permensos Nomor 3 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran dan Penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional untuk Bantuan Sosial dan Keputusan Menteri Sosial Nomor 79/HUK/2025 mengenai penetapan peringkat kesejahteraan keluarga.

Melalui basis data yang mutakhir, Pemkot Depok berupaya meminimalisir kesalahan sasaran dalam distribusi bantuan. Penggunaan sistem data tunggal ini diharapkan mampu menciptakan proses yang lebih transparan dan akuntabel.

“Harapan kami dengan adanya DTSEN ini, penyaluran bantuan sosial di Kota Depok menjadi jauh lebih akurat dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang paling membutuhkan,” tutupnya.(Hanny)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *