H. Edi Masturo Tekankan Pentingnya Pengawasan Perizinan yang Lebih Efektif

Merdekanusantara.com,Depok – Dalam kegiatan Sosialisasi Tugas, Fungsi, dan Wewenang Komisi A DPRD Kota Depok (Soskom A), H. Edi Masturo menekankan pentingnya pengawasan perizinan yang lebih efektif melalui pendekatan kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Kecamatan Pancoran Mas, Depok,Minggu (09/11/2025).

Edi Masturo menjelaskan bahwa pengawasan perizinan selama ini masih menghadapi sejumlah kendala, mulai dari minimnya partisipasi warga hingga lemahnya koordinasi antar-lembaga. Untuk itu, pihaknya mendorong pembentukan sistem pengawasan berbasis masyarakat dengan melibatkan RT, RW, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM).

“Kami ingin membangun kemitraan yang kuat antara pemerintah dan warga. Pengawasan perizinan bukan sekadar formalitas, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat,” ujar H. Edi Masturo, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Depok.

Melalui strategi kolaboratif ini, Komisi A DPRD Depok berencana mengintensifkan sosialisasi aturan perizinan, melakukan pendataan pembangunan yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan, serta memperkuat koordinasi rutin antara RT, RW, LPM, dan DPRD.

Langkah tersebut diharapkan dapat menekan potensi pelanggaran perizinan sekaligus mengurangi risiko banjir dan gangguan drainase yang kerap terjadi akibat pembangunan yang tidak tertib administrasi.

“Kami ingin warga menjadi garda terdepan dalam pengawasan, bersama-sama memastikan Depok lebih tertib dan ramah lingkungan,” tambah Edi Masturo.

Selain memperkuat fungsi pengawasan, inisiatif ini juga diharapkan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya kepatuhan terhadap aturan perizinan dan dampaknya terhadap kelestarian lingkungan.

Edi Masturo menegaskan, dengan sinergi yang solid antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat, pengawasan perizinan di Depok akan berjalan lebih sistematis, transparan, dan berkelanjutan.

“Ke depan, sistem kolaboratif ini bisa menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengelola perizinan dan pembangunan yang tertib serta ramah lingkungan,” pungkasnya. (Hanny)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *