Perubahan Warna Tulisan Mesjid Raya Sabilal Muhtadin Menuai Kritik Masyarakat

Merdekanusantara.com,Banjarmasin – Perubahan mencolok pada warna tulisan Mesjid Raya Sabilal Muhtadin menuai kritik dari masyarakat yang di sampaikan lewat komentar di media sosial Instagram.

Perubahan ini langsung menarik perhatian jamaah dan masyarakat. Pasalnya, tulisan lama sudah lama dianggap sebagai bagian dari identitas visual masjid terbesar di Kota Banjarmasin itu,seperti dikutip Instagram @urbanjar.id.

Setelah puluhan tahun mempertahankan warna klasik yang identik dengan nuansa bangunan, tulisan tersebut kini tampil dengan warna biru yang lebih mencolok.

Tak sedikit yang mempertanyakan alasan di balik pergantian warna tersebut, mulai dari pertimbangan estetika,perawatan, hingga penyesuaian dengan konsep visual terbaru.

“Kada match lalu warna biru ditangah warna coklat,”tulis akun Instagram @el_ly_24

Bahkan komentar masyarakat ada yang mengkaitkan perubahan warna tersebut sebagai identitas dari salah satu warna partai politik.

“Warna partai kah kada cocok lalu warna biru.Dipaksakan banar,”tulis pemilik akun @amangtaxy17.

“Kasian yg menyumbang utk masjid ..tapi malah masjid dijadikan sbg area klim salah satu partai politik…uar biasa sekarang pengaruh politik mulai menjadikan klaim kelompok yg berkuasa…miris nya sistem politik di negeri konoha ini..”tulis akun @julak_oelis _za,seperti di kutip,Rabu (21/1/2026).

Perbincangan nitizen di ruang publik sosial media terus bergulir,memperlihatkan besarnya perhatian masyarakat terhadap simbol dan sejarah Masjid Raya Sabilal Muhtadin sebagai ikon religius dan budaya Banua.(hafrudin)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *