Perkuat Sinergi Dukung Pembangunan Desa Mandiri,Apdesi Kalsel Gelar Silaturahmi Daerah

Merdekanusantara.com,Banjarmasin –  Seluruh kepala desa dari berbagai kabupaten di Kalimantan Selatan menghadiri kegiatan silaturahmi daerah yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Provinsi Kalimantan Selatan.

Silaturahmi Apdesi di hadiri tidak kurang dari 850 peserta dari kepala desa (pembakal),dan tamu undangan dari berbagai unsur,Sabtu (7/3/2026).

Terlihat hadir dalam acara silaturahmi ketua dan pengurus dari PABDESI , PAPDSI, PPDI , DPN PPDI, PARADE NUSANTARA, PEMUDA KALSEL BERSATU, LAUNGKUNING BANJAR, DPD APDESI Kalimantan Timur dan DPD APDESI Kalimantan Tengah.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antar kepala desa sekaligus memperkuat sinergi dalam mendorong pembangunan desa yang mandiri dan berkelanjutan.

Ketua DPD APDESI Kalimantan Selatan yang juga Pembakal Desa Pasar Lama Kabupaten Banjar, Ahmad Rijali Nasution, mengatakan kegiatan silaturahmi ini bertujuanmemperkuat konsolidasi organisasi serta membangun kebersamaan di antara para kepala desa dan perangkat desa.

Menurutnya, kebersamaan tersebut menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunandesa di Kalimantan Selatan.

“Silaturahmi ini tentunya menambah keakraban para kepala desa di Kalimantan Selatan, termasuk dengan organisasi lain seperti PPDI dan perangkat desa lainnya.Harapannya, kebersamaan ini bisa menjadi kekuatan untuk memajukan desa serta mendukung visi dan misi Gubernur Kalimantan Selatan,” ujar Ahmad Rijali Nasution.

la menjelaskan kegiatan tersebut dihadiri sekitar 700 kepala desa dari 10 kabupaten di Kalimantan Selatan, di antaranya Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Tanah Bumbu, Tapin, Hulu Sungai Utara (HSU),Hulu Sungai Selatan (HSS), serta beberapa daerah lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu strategis terkait pembangunan desa turut dibahas, mulai dari penguatan tata kelola pemerintahan desa, pengelolaan keuangan yang transparan, hingga desa ekonomi masyarakat pengembangan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), BUMDesma, serta penguatan Usaha Mikro,Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa.

“Kami fokus pada penguatan tata kelola pemerintahan desa dan pengelolaan keuangan desa yang baik. Selain itu, penguatan ekonomi masyarakat melalui BUMDes, BUMDesma, dan UMKM juga menjadi prioritas agar desa bisa semakin mandiri.” jelasnya.

Selain itu, Ahmad Rijali juga menyinggung rencana pengembangan Koperasi Merah Putih yang mulai digagas di sejumlah desa di Kalimantan Selatan. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat beberapa kendala, terutama terkait ketersediaan lahan strategis untuk pembangunan fasilitas koperasi tersebut.

“Kendala yang ada saat ini terutama terkait penyediaan lahan. Untuk pembangunan koperasi tersebut dibutuhkan lahan sekitar 20 x 30 meter di lokasi strategis. Namun secara umum desa-desa di Kalimantan Selatan sudah mulai mempersiapkan diri,” katanya.

la berharap ke depan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dapat memberikan dukungan lebih lanjut,melalui program termasuk hibah pembangunan fasilitas yang dapat memperkuat ekonomi desa.

Sementara itu, Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) APDESI Pusat Surtawijaya apresiasi menyampaikan atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi tersebut. la menilai kehadiran berbagai pihak, termasuk gubernur., anggota DPRD, unsur pemerintah lainnya, serta menunjukkan besarnya perhatian terhadap pembangunan desa.

Surtawijaya juga menekankan pentingnya pola pikir mandiri bagi para kepala desa, terutama dalam menghadapi dinamika kebijakan terkait dana desa.

“Para kepala desa jangan pesimis jika ada isu pengurangan dana desa. Justru ini harus menjadi momentum untuk menggali potensi desa masing-masing.” ujarnya.

la menambahkan bahwa desa-desa di Kalimantan Selatan memiliki potensi besar, mulai dari sektor perikanan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

Dengan pengelolaan yang tepat dan dukungan kolaborasi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, legislatif, serta dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). potensi tersebut diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Melalui kegiatan silaturahmi ini. APDESI berharap para kepala desa di Kalimantan Selatan semakin solid serta memiliki semangat baru dalam membangun desa yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing.

Indra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *