FSAT Wadah Diplomasi Parlemen Asia Tenggara,Bangun Kolaborasi Dengan Daerah

Merdekanusantara.com,Jakarta – Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP) DPD RI berharap keberadaan Forum Senat Asia Tenggara (FSAT) atau Southeast Asia Senates Forum dapat membangun kolaborasi dengan daerah- daerah di Indonesia. Gagasan ini lahir dari kesadaran akan dinamika zaman dan tantangan kebangsaan yang dihadapi negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Ketua BKSP DPD RI Gt Farid Hasan Aman dalam postingannya di media sosial resmi Instagram @gtfarid.official,mendorong FSAT menjadi wadah diplomasi parlemen Asia Tenggara yang mampu memperkuat kerja sama regional.

“Diplomasi parlemen perlu semakin terhubung dengan kepentingan daerah, karena dinamika Asia Tenggara berdampak langsung pada perdagangan, investasi, pariwisata, pendidikan, konektivitas, dan ekonomi maritim”,kata Farid.

Para senator di Asia Tenggara diyakini memiliki kompetensi dan kapabilitas yang sama untuk berperan aktif dalam mengembangkan kawasan yang maju, sejahtera, serta demokratis.

Forum ini juga diharapkan menjadi ruang dialog, jejaring kerja sama, serta wadah pertukaran pengetahuan mengenai sistem bikameral yang responsif terhadap tantangan dan kebutuhan masyarakat.

“Oleh sebab itu, FSAT dapat memperkuat jejaring antarparlemen sekaligus membawa potensi dan aspirasi daerah menjadi bagian dari kerja sama regional yang lebih konkret,”pungkas Gusti Farid Hasan Aman.

Gagasan penbentukan FSAT telah dibahas di internal BKSP sejak 2022, dengan tujuan menghadirkan sebuah platform bersama lembaga senat dan majelis tinggi di Asia Tenggara maupun Asia. Sejak 2022 hingga 2024, delegasi BKSP DPD RI juga telah melakukan kunjungan kerja ke sejumlah negara, antara lain Thailand, Filipina, Kamboja, dan Malaysia, untuk menyampaikan gagasan ini sekaligus menjajaki dukungan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *